Ketika sebuah permainan digital dibuka, pemain langsung berhadapan dengan berbagai informasi di layar. Ada tombol, ikon, peta, indikator kesehatan, daftar misi, karakter, hingga lingkungan spaceman yang bergerak secara bersamaan. Semua elemen tersebut bukan muncul secara acak. Ada struktur tampilan yang dirancang agar pemain dapat memahami situasi dan melakukan tindakan tanpa merasa kebingungan.
Struktur tampilan dalam permainan digital dapat diibaratkan seperti tata ruang sebuah rumah. Setiap bagian memiliki tempat dan fungsi masing-masing. Jika penataannya tepat, pemain dapat berpindah dari satu informasi ke informasi lainnya dengan mudah. Sebaliknya, susunan yang terlalu padat atau tidak teratur dapat membuat pengalaman bermain terasa melelahkan.
Layar Utama sebagai Pintu Masuk
Layar utama menjadi bagian pertama yang biasanya ditemui setelah permainan dibuka. Di sinilah pemain dapat menemukan pilihan seperti memulai permainan, melanjutkan permainan, membuka pengaturan, melihat koleksi, atau mengakses fitur lainnya.
Struktur layar utama perlu dibuat sederhana karena pemain seharusnya dapat mengetahui fungsi setiap pilihan hanya dengan melihatnya. Judul permainan biasanya menjadi bagian visual yang dominan, sementara pilihan utama ditempatkan dalam susunan yang mudah dipahami.
Desain layar utama juga sering digunakan untuk memperkenalkan karakter atau suasana dunia permainan. Warna, musik, latar belakang, dan animasi dapat memberikan gambaran mengenai karakter game sebelum pemain benar-benar masuk ke dalam permainan.
Tampilan Saat Bermain
Ketika permainan dimulai, pemain akan melihat tampilan utama yang digunakan selama aktivitas bermain. Bagian ini sering disebut sebagai heads-up display atau HUD.
HUD dapat menampilkan berbagai informasi seperti kesehatan karakter, jumlah amunisi, energi, peta kecil, kemampuan khusus, tujuan misi, atau status tertentu. Tidak semua game membutuhkan informasi yang sama. Permainan balap mungkin lebih menonjolkan kecepatan dan posisi, sedangkan permainan strategi dapat menampilkan sumber daya dan jumlah unit.
Penempatan informasi harus mempertimbangkan fokus pemain. Elemen penting perlu mudah terlihat, tetapi tidak boleh menutupi bagian permainan yang sedang diamati.
Peta dan Penunjuk Arah
Peta menjadi bagian penting dalam permainan yang memiliki area eksplorasi luas. Peta membantu pemain mengetahui posisi mereka, lokasi tujuan, serta tempat-tempat tertentu yang sudah ditemukan.
Selain peta, terdapat pula penunjuk arah seperti tanda panah, garis perjalanan, ikon tujuan, atau kompas. Elemen tersebut membantu pemain menentukan langkah berikutnya tanpa harus terus membuka menu.
Struktur informasi navigasi sebaiknya tidak terlalu rumit. Pemain membutuhkan petunjuk yang jelas, bukan peta yang dipenuhi simbol hingga sulit dibaca. Penggunaan warna dan ikon yang konsisten dapat membuat navigasi lebih mudah dipahami.
Menu dan Sistem Navigasi
Menu berfungsi sebagai ruang untuk mengatur berbagai kebutuhan pemain. Di dalamnya dapat terdapat inventaris, daftar misi, peta lengkap, pengaturan karakter, koleksi, hingga pilihan sistem.
Menu yang baik memiliki hierarki yang jelas. Artinya, pemain dapat memahami hubungan antara satu kategori dan kategori lainnya. Misalnya, inventaris dapat memiliki bagian khusus untuk senjata, perlengkapan, bahan, dan item lainnya.
Tombol kembali juga menjadi elemen penting. Pemain harus dapat mengetahui bagaimana cara keluar dari sebuah halaman tanpa harus mencoba berbagai tombol secara acak. Navigasi yang konsisten membuat pemain lebih cepat terbiasa dengan struktur permainan.
Panel Informasi dan Notifikasi
Tidak semua informasi perlu berada di layar sepanjang waktu. Beberapa pesan hanya muncul ketika ada kejadian tertentu, seperti mendapatkan item baru, menyelesaikan misi, menerima serangan, atau membuka kemampuan.
Notifikasi biasanya dibuat agar terlihat cukup jelas tetapi tidak mengganggu aktivitas utama. Waktu kemunculannya juga penting. Pesan yang muncul terlalu lama dapat menutupi layar, sedangkan pesan yang menghilang terlalu cepat mungkin tidak sempat dibaca.
Struktur notifikasi yang baik membantu pemain memahami perubahan dalam permainan tanpa memaksa mereka berhenti bermain.
Tombol dan Kontrol Interaksi
Tombol merupakan bagian yang menghubungkan pemain dengan tindakan di dalam game. Tombol dapat digunakan untuk menyerang, melompat, berinteraksi, mengganti item, membuka menu, atau menjalankan berbagai perintah lainnya.
Setiap tombol sebaiknya memiliki fungsi yang jelas. Ikon, teks, atau kombinasi keduanya dapat digunakan untuk memberikan petunjuk.
Untuk perangkat berbeda, struktur kontrol juga dapat berubah. Permainan yang dimainkan menggunakan keyboard dan mouse memiliki kebutuhan berbeda dengan game yang dimainkan menggunakan kontroler atau layar sentuh. Karena itu, tata letak tombol harus mempertimbangkan perangkat yang digunakan pemain.
Hierarki Visual dalam Tampilan
Hierarki visual menentukan bagian mana yang pertama kali diperhatikan pemain. Ukuran, warna, posisi, kontras, dan bentuk dapat digunakan untuk menciptakan tingkatan perhatian.
Informasi penting biasanya dibuat lebih menonjol dibandingkan informasi tambahan. Misalnya, kondisi kesehatan karakter dapat menggunakan warna dan ukuran yang mudah terlihat ketika berada dalam situasi berbahaya.
Tanpa hierarki yang jelas, semua elemen terlihat memiliki tingkat kepentingan yang sama. Akibatnya, pemain harus bekerja lebih keras untuk menemukan informasi yang sebenarnya mereka perlukan.
Ruang Kosong yang Memberi Napas
Ruang kosong sering kali dianggap sebagai bagian yang tidak memiliki fungsi. Padahal, area kosong dapat membantu tampilan terasa lebih lega.
Jika setiap bagian layar dipenuhi teks, ikon, dan tombol, perhatian pemain akan terbagi ke banyak arah. Memberikan jarak yang cukup antara elemen dapat membuat informasi lebih mudah dibaca dan membantu pemain membedakan satu kelompok dengan kelompok lainnya.
Ruang kosong juga dapat memperkuat elemen tertentu. Sebuah tombol penting yang dikelilingi area kosong akan lebih mudah terlihat dibandingkan tombol yang berdesakan dengan banyak elemen lain.
Struktur Visual yang Mengikuti Identitas Game
Setiap game dapat memiliki gaya tampilan yang berbeda. Game bertema fantasi mungkin menggunakan bentuk ornamen, tekstur, dan warna yang sesuai dengan dunianya. Game futuristis dapat menggunakan garis geometris, efek cahaya, dan tampilan digital.
Konsistensi menjadi kunci agar struktur tampilan terasa menyatu. Bentuk tombol, ikon, warna, tipografi, animasi, dan menu sebaiknya mengikuti bahasa visual yang sama.
Dengan struktur yang teratur, pemain tidak hanya melihat kumpulan informasi di layar. Mereka mendapatkan sebuah sistem visual yang membantu memahami dunia permainan, mengetahui apa yang sedang terjadi, serta menentukan tindakan berikutnya dengan lebih nyaman.
